Wisata Terbaik di Cirebon

Telaga Remis menawarkan segarnya pemandangan alam khas kaki Gunung Ciremaiguna Anda yang hendak melepas penat dari padatnya kegiatan sehari-hari. Terletak selama 20 kilometer dari pusat Kota Cirebon, tepatnya diwilayah Kaduela, Kuningan, Telaga Remis konon adalahtempat pertapaan Raja Siliwangi pada masa lalu.

Wisata Terbaik di Cirebon
Wisata Terbaik di Cirebon

Nama Telaga Remis yang dalam bahasa Sunda memiliki makna embun berasal dari cerita Prabu Siliwangi yang memanfaatkan embun sebagai air minumnyaketika bertapa di wilayah tersebut yang dulu familiar tandus. Sang Prabu pun lantas membuang saldo embun tersebut sambil berdoa supaya kelak wilayah tersebut menjadi danau yang berguna untuk masyarakat sekitar.

Nyatanya, doa Prabu Siliwangi itu happybet188 menjadi kenyataan. Kini, Telaga Remis tak melulu mampu menjadi sumber mata air untuk warga sekitar, tapi pun telah disulap menjadi destinasi wisata yang dapat mendekatkan pengunjung pada alam. Di lahan seluas 3 hektare ini, Anda bisa menjelajahi area hutan di dekat telaga yang didiami ratusan jenis tumbuhan laksana pohon malaka, sonokeling, dan kosambi. Telaga Remis pun telah dilengkapi sejumlah kemudahan penunjang laksana camping ground, kamar mandi, warung, gazebo, dan lahan parkir.

Warga setempat menyinggung Setu Patok sebagai Danau Toba-nya Cirebon. Wajar saja, karena Setu Patok dapat dinobatkan sebagai telaga terbesar di distrik Cirebon dan sekitarnya. Danau Setu Patok tidak jarang dijadikan sebagai lokasi bersantai dan berburu foto untuk warga sekitar. Tempat wisata di Cirebon ini sangat ramai dikunjungi pada senja hari berkat pemandangan sunset-nya yang indah.

Pemandangan danau yang luas dan dikelilingi perbukitan bukan satu-satunyapesona yang dipunyai Setu Patok. Di lokasi wisata di Cirebon yang satu ini, pengunjung bisa menjajal sejumlah pekerjaan menarik laksana memancing, piknik, atau mengelilingi telaga dari atas perahu motor. Aksesmengarah ke Setu Patok juga sangat gampang berkat tempatnya yangsedang di jalur pantai utara area Mundu dan melulu memakan waktuselama 30 menit berkendara dari pusat Kota Cirebon.

Kawasan Trusmi familiar akan barisan rumah perajin batik. Kini area tersebut sudah disulap menjadi tujuan wisata kebiasaan yang diberi nama Sentra Batik Trusmi. Di sepanjang Jalan Trusmi tersebut, Anda bakal disajikan pelbagai galeri batik khas Cirebon yang familiar akan motif mega mendung dan coraknya yang terang tapi lembut.

Di area tempat wisata di Cirebon ini, kita tidak melulu dapat berburu oleh-oleh batik khas Cirebon. Beberapa galeri batik bahkan menawarkan kursus membatik untuk wisatawan yang tertarik mengupayakan menggambar motif batik khas Cirebon. Di samping membatik, pengunjung pun akandisuruh melukis topeng, sekaligus belajar menari topeng di area wisatapendidikan Sentra Batik Trusmi. Menarik, bukan?

Cirebon barangkali tidak punya banyak tempat wisata alam seperti area Kuningan atau Majalengka, sampai-sampai kehadiran Wanawisata Ciwaringinbarangkali dapat menjadi oasis untuk warga perkotaan Cirebon yangmemimpikan pemandangan hijau. Terletak di perbatasan Kabupaten Cirebon dan Majalengka, Wanawisata Ciwaringin menawarkan pemandangan hutan yang hijau sekaligus telaga yang biasa dijadikan sebagai lokasi memancing.

Pemandangan gunung kapur yang gagah juga turut menambah pesona tempat wisata di Cirebon yang satu ini. Tak melulu itu, di area Wanawisata Ciwaringin juga ada arena motorcross yang diperuntukkan untuk para pencinta tantangan. Tersedia pula sejumlah kemudahan pendukung laksana kamar mandi, lahan parkir, ruang ibadah, dan penginapan guna meyakinkanpekerjaan wisata pengunjung tetap nyaman.

Hutan Plangon dapat jadi tempat wisata unik sekaligus keramat untuk warga Cirebon dan sekitarnya. Konon, hutan ini adalahtempat menyepi dua pangeran keraton Cirebon. Banyak pun yang menuliskan bahwa dua pangeranitu disemayamkan di Hutan Plangon. Tidak heran bila tidak sedikit pula pengunjung yang datang ke Hutan Plangon guna berziarah ke makam dua sesepuh Cirebon tersebut.

Kawasan hutan yang terletak selama 3 kilometer dari pusat kota ini didiami ratusan ekor kera dan ragam ragam flora. Pengunjung yang datang ke lokasi wisata di Cirebon ini dapat bersenda gurau dengan kera-kera setempat atau sekadar memberi makanan. Namun, ingat, banyak sekali kera di Hutan Plangon agresif dan tidak cukup ramah terhadap semua pendatang. Jadi, usahakan guna tetap berhati-hati dan tidak mengganggu habitat kera di sana, ya. Hutan Monyet Plangon bertempat di Jalan Bumi Babakan Indah, Cirebon, dan bisa ditempuh dari pusat kota dalam waktu tidak cukup lebih 45 menit.

Tempat Liburan di Cirebon

Makam Sunan Gunung Jati tidak jarang dijadikan tujuan wisata religiuntuk wisatawan yang berasal dari Pulau Jawa. Di lokasi wisata di Cirebon ini kita akan menikmati suasana khidmat berkat lantunan ayat-ayat suci yang bergema di seantero perumahan Makam Sunan Gunung Jati. Gaya arsitektur khas Tiongkok, Jawa, dan Arab juga berpadu sempurnamenyusun harmoni yang menakjubkan. Beragam hiasan porselen khas Tiongkoktidak sedikit disematkan di dekat dinding makam.

Tempat Liburan di Cirebon
Tempat Liburan di Cirebon

Daya tarik beda yang dipunyai Kompleks Makam Sunan Gunung Jati ialah adanya sembilan pintu yang dibentuk secara bertingkat. Namun, pengunjungmelulu diperkenankan guna masuk sampai pintu ke-lima, karena pintu-pintu selanjutnya melulu diperuntukkan untuk keturunan Sunan Gunung Jati.

Kompleks Makam Sunan Gunung Jati bertempat di Jalan Alun-alun Astana Gunung Jati 53, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati.

Beberapa tahun belakangan, minat pokerbeken wisatawan untuk mendatangi Taman Sari Gua Sunyaragi semakin meningkat. Berkat pemugaran lokasi taman dan pagelaran kesenian masing-masing tahunnya, lokasi wisata di Cirebon inisekarang tidak lagi tampak laksana tempat wisata yang terabaikan.

Taman yang memiliki barisan gua ini dulunya adalahtempat bermeditasiuntuk para pemuka kerajaan atau prajurit keraton. Keaslian bangunan-bangunan batu kuno di Gua Sunyaragi bahkan masih terasa begitu murnisampai saat ini. Warga lokal pun sering menjadikan lokasi wisata di Cirebon ini sebagai tempat berburu foto.

Taman Sari Gua Sunyaragi pun tidak jarang dijadikan tempat pagelaran musik, sendratari, sampai pembukaan Festival Keraton Nusantara yangdilakukan setahun sekali. Bahkan, baru-baru ini, pengelola Taman Sari Gua Sunyaragi pun meluncurkan wahana balon udara untuk unik minat wisawatansupaya semakin betah berangjangsana ke sini.

Tertarik datang ke lokasi wisata di Cirebon ini? Datang saja ketempatnya di Jalan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Cirebon. Taman Sari Gua Sunyaragi dimulai untuk umum masing-masing hari pada pukul 08:00-17:30.

Taman Ade Irma Suryani (TAIS) dikenal sebagai taman hiburan anak padadasawarsa 90-an. TAIS sempat terabaikan sebelum kesudahannya disulap menjadi waterpark yang diberi nama Cirebon Waterland. Sejak dimulai pada tahun 2014, lokasi wisata di Cirebon yang satu ini langsung menjadi primadona pariwisata untuk warga Cirebon dan sekitarnya. Kehadiran pondok ikonik laksana yang ada di Dusun Bambu Lembang serta restoran bergaya kapal laut menjadi daya tarik untuk wisatawan, terutama para pencinta fotografi.

Di samping pondok dan restoran yang ikonik, empang renang waterboom Cirebon Waterland juga patut kita jajal bareng si buah hati. Tempat wisata di Cirebon ini pun punya taman bermain anak yang dilengkapi sekian banyak  wahana permainan dan spot potret menarik.

Cirebon Waterland bertempat di Jalan Yos Sudarso 1, Lemahwungkuk, Cirebon. Objek wisata satu ini dimulai setiap hari pada pukul 07:00-21:00 dengan harga tiket masuk ekuivalen Rp50.000 dan Rp65.000 eksklusif akhir pekan.

Cirebon pun punya tujuan wisata dengan pemandangan malam yang ciamik, namanya Bukit Gronggong. Bukit Gronggong merupakan tempat nongkrongkesayangan anak muda Cirebon dan sekitarnya. Di area Bukit Gronggong,kita dapat merasakan indahnya pemandangan Cirebon pada malam hari darielevasi sambil duduk di bangku dan merasakan minuman hangat di tengah sejuknya cuaca perbukitan.

Kini, di kawasan tempat wisata di Cirebon ini sudah tidak sedikit berdiri restoran dan penginapan yang menyajikan panorama perbukitan yang memesona. Jadi, liburan bareng keluarga dan kawan pun dapat semakin menyenangkan. Buat kita yang tertarik merasakan pemandangan malam khas Bukit Gronggong yang bertempat di wilayah Patapan, Beber, Cirebon, kita hanyadiwajibkan membayar ongkos parkir sebesar Rp2.000 guna kendaraan roda dua, dan Rp5.000 guna mobil.

Tempat di Cirebon yang Wajib Dikunjungi

Cirebon punya sejumlah pesona yang tidak kalah dengan tujuan liburankesayangan lainnya laksana Bandung, Jogja, atau Bogor. Kota yangfamiliar dengan mangga gedong gincunya ini belakangan tidak sedikit dipilih semua pelancong sebagai destinasi wisata. Setiap musim cuti panjang, Cirebon seketika ramai oleh banyaknya wisatawan yang datang dari luar kota.

Tempat di Cirebon yang Wajib Dikunjungi
Tempat di Cirebon yang Wajib Dikunjungi

Meningkatnya trafik wisatawan ke Cirebon dalam sejumlah tahun belakangan tidak luput dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunannya yang cukup pesat. Sejak dibukanya Tol Cipali, jarak tempuh mengarah ke Cirebon juga menjadi lebih cepat.

Tak melulu itu, kehadiran sebanyak penginapan di masing-masing sudut kota pun semakin memberikan fasilitas dan kenyamanan untuk para wisatawan. Nah, untuk Anda yang berencana untuk berangjangsana ke Kota Udang, ada sejumlah rekomendasi lokasi wisata di Cirebon yang patut dikunjungi. Ada apa saja? Simak uraian lengkapnya inilah ini.

Keraton Kasepuhan adalahtempat wisata di Cirebon kesatu yang mesti dikunjungi, terutama andai Anda tertarik dengan sejarah Cirebon. Keraton di Cirebon ini di bina pada tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mohammad Arifin yang notabene adalahcicit Sunan Gunung Jati.

Keraton yang semula disebut Keraton duniabetting188 Pakungwati ini di bina sebagai pusat pemerintahan Cirebon pada masa lalu. Nama lokasi wisata di Cirebon ini kemudian diolah menjadi Keraton Kasepuhan sesudah adanya pembagiandistrik keraton pada masa pemerintahan Pangeran Mertawijaya, yang dikenal sebagai Sultan Sepuh Mohammad Syamsudin Mertawijaya.

Lantas, apa saja sih yang dapat dilihat di Keraton Kasepuhan?

Anda dapat berangjangsana ke museum keraton guna melihat sekian banyak  peninggalan bersejarah laksana kereta kencana, gamelan dari tahun 1426, lukisan antik Prabu Siliwangi, rebana peninggalan Sunan Kalijaga, sampai meriam mini. kita pun bisa menjelajahi lokasi Keraton untuk meneliti arsitekturnya yang mempunyai nilai filosofi tinggi. Keraton Kasepuhan Cirebon sedang di Jalan Kasepuhan Nomor 43, Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Keraton Kanoman ialah destinasi wisata bersejarah di Cirebon yang tidak kalah unik dari Keraton Kasepuhan. Meski sudah tidak sedikit mengalami pemugaran, Keraton Kanoman tetap memertahankan hiasan dan gaya arsitektur khas Jawa dan Tiongkok yang berisi nilai sejarah pertumbuhan kerajaan Islam di Indonesia. Berbagai koleksi benda bersejarah laksana lukisan, kerajinan keramik, serta kereta kencana Paksi Naga Liman yang legendarisbisa Anda temukan di lokasi wisata di Cirebon ini.

Sejak didirikan pada tahun 1678, Keraton Kanoman masih memegang adat dan tradisinya sampai saat ini. Salah satu tradisi keraton yang sangat terkenal ialah Ritual Panjang Jimat yang biasa dilangsungkan setiap bulan Maulid. Ritual Panjang Jimat dimulai dengan pencucian benda-benda pusaka kepunyaan Keraton Kanoman sekitar 40 hari dan dilanjutkan dengan prosesi arak-arakan benda pusaka dan gunungan hasil bumi dari Pendopo Jinem mengarah ke Masjid Keraton Kanoman. Prosesi yang satu ini tidak jarang kali dinanti penduduk Cirebon dan semua wisatawan. Di samping mempunyai nilai filosofis tinggi, ritual Panjang Jimat pun dapat menjadi ajang mengucap syukur untuk warga di dekat Keraton Kanoman.

Masjid tertua di Cirebon ini bertempat di perumahan Keraton Kasepuhan. Arsitektur Masjid Agung Sang Cipta Rasa tidak sedikit didominasi pengaruh Kerajaan Islam pada masa lalu. Ciri khas itu dapat disaksikan dari atap masjid yang tidak mempunyai kemuncak laksana masjid-masjid beda di Pulau Jawa pada umumnya.

Sepintas, masjid yang satu ini barangkali tidak terlihat begitu istimewa. Meski terlihat sederhana, ada cerita menarik di balik pembangunan masjid ini. Konon, pembangunan Masjid Sang Cipta Rasa melibatkan ratusan tokoh urgen dari Kerajaan Demak, Majapahit, dan Cirebon. Sunan Gunung Jati bahkan menunjuk Sunan Kalijaga guna merancang arsitektur masjid.

Di samping gaya arsitekturnya yang masih tahan lama hingga sekarang,terdapat satu tradisi yang masih dijaga di Masjid Sang Cipta Rasa,yaitu azan pitu. Azan pitu merupakan ritual azan yang dilaksanakan oleh tujuh muazin secara bersamaan. Azan pitu seringkali dikumandangkanmasing-masing salat Jumat di Masjid Agung Sang Cipta Rasa.